Connect with us

Sidoarjo

Syukuran Kebangsaan, Ansor Santuni Ratusan Yatim Piatu dan Dhuafa

Diterbitkan

||

SANTUNAN - Ketua PC GP Ansor Sidoarjo, Rizza Ali Faizin didampingi Direktur NU Care - Lazisnu Sidoarjo, Dodi Diyauddin membagikan santunan dan bingkisan kepada 100 yatim piatu dan 50 dhuafa saat Tasyakuran Kebangsaan, Sabtu (25/05/2019) petang

Memontum Sidoarjo – Sedikitnya 124 anak yatim piatu dan sekitar 50 kaum dhuafa (janda) mendapatkan santunan berupa uang dan bingkisan dari PC GP Ansor dan NU Care – Lazisnu Sidoarjo. Dalam kegiatan yang digelar di lantai III Kantor PCNU Sidoarjo dikemas dalam acara Tasyakuran Kebangsaan Santunan Yatim dan Dhuafa.

Tidak hanya itu, dalam kegiatan ini juga dilengkapi acara tausiyah sekaligus buka bersama dengan seluruh peserta yang hadir dalam acara itu.

“Ini kegiatan rutin yang selalu digelar setiap Ramadhan,” terang Ketua PC GP Ansor Sidoarjo, Rizza Ali Faizin kepada Memo X, Sabtu (25/05/2019) petang.

Kendati demikian, lanjut Rizza pihaknya merasa bangga dalam kegiatan berbagi kali ini. Alasannya, pelaksanaannya berjalan sukses sekaligus penerima bantuannya bertambah (meningkat). Jika sebelumnya hanya bisa memberikan bantuan kepada anak yatim piatu. Kali ini bisa memberikan bantuan ke kaum dhuafa yang kebanyakan adalah para janda.

“Alhamdulillah sekarang ada tambahannya kaum dhuafa warga kurang mampu,” imbuhnya.

Selain itu, Rizza menguraikan jika Tasyakuran ini sebagai rasa syukur atas suksesnya terselenggaranya

Pemilu 2019 yang berjalan lancar dan aman. Meski ada beberapa pihak yang yang kurang terima atas hasil Pemilu itu.

“Tapi alhamdulillah tidak sampai melakukan hal-hal yang diluar kewajaran,” tegasnya.

Sementara yang terakhir kata Rizza syukuran ini sebagai luapan kegembiraan karena KH Ma’ruf Amin bisa menjadi Wakil Presiden RI periode 2019 – 2024.

“Kami bersyukur karena kiai pimpinan kita terpilih menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia. Tinggal menunggu proses pelantikannya saja. Karena itu Ansor Sidoarjo bakal berusaha untuk bermitra dengan siapa saja untuk membangun NU,” pungkasnya. (Wan/yan)

 

Advertisement

Trending