Connect with us

Jember

Pedagang Hewan Kurban Musiman, Beromset Miliaran

Diterbitkan

||

SAPI : Hewan Kurban milik Hasan di pinggir Jalan Brawijaya Mangli. (ist)

Memontum Jember – Pedagang hewan kurban musiman menjelang Hari Raya Idul Adha dibeberapa pinggir jalan di Kabupaten Jember sudah banyak bermunculan. Bahkan tidak heran, para penjual hewan kurban itu juga beromset miliaran rupiah.

“Satu miliar lebih, kurang lebihnya 2 miliar. Kalau harga sapi sekarang loh ya. Dari sekian sapi itu, insyallah terjual 80 persen,” kata Pedagang hewan Kurban musiman, Hasan (49) warga Perumahan Griya Mangli, Kecamatan Kaliwates, saat ditemui sejumlah wartawan di tempatnya, Senin (29/7/2019) malam.

Hasan mengaku, jika harga sapi tidak seperti hari-hari biasanya, di bulan bula ini sekarang ini, harga sapi sangat menonjol sekali harganya, sedangkan untuk sapi di jual dilapaknya, harganya berkisaran belasan juta ke atas.

“Rata-rata harga sapi biasanya dari harga Rp 14 juta, sampai harga Rp 35 juta. Tetapi sementara ini, yang harga terbesar Rp 30 juta keatas belum ada,” akunya.

Hasan mengungkapkan, Dia berjualan hewan kurban di pinggir jalan Brawijaya tersebut telah dijalaninya kurang lebih enam tahun. Dimana awalnya dulu berjualan hanya coba-coba.

“Memang setiap tahu saya bawa sapi terkadang 80 ekor, terkadang juga 90 ekor. Tetapi dari sekian itu, terkadang tersisa hanya 9 ekor, kadang 15 ekor. Jadi selama enam tahun itu, saya tidak menentu jumlah sapinya,” ungkapnya.

Untuk melayani dan mempermudah konsumen, dirinya juga menerima penitipan, perawatan dan pengiriman mengantar hewan yang dibeli dari tempatnya berjualan dengan biaya gratis. Baik untuk pembelian sapi maupun hewan kambing.

“Kurang lebih kurang tiga hari dari hari raya, kita sudah pengiriman. Sedangkan yang paling jauh itu, kirim ke Sukowono, Kalisat, bangsalsari, Tanggul, Puger, wuluhan, bahkan juga ke Situbonmdo juga ada,” terang Hasan.

Hasan juga menjelaskan, dari jumlah modal yang disiapkan dalam menyiapkan hewan kurban itu, dia tidak sendiri, tetapi, ada temannya yang juga turut serta menyiapkan modal.

“Bisanya kalau tahun kemarin kita buka bursa, dan untuk tahun ini saya juga dibantu teman modalnya. Kalau pendapatan saya tidak biasa menentukan,” pungkasnya. (gik/yud/oso)

 

Advertisement

Trending