Connect with us

Mojokerto

Kasdim 0815 Mojokerto Jadi Nara Sumber Kegiatan Aktualisasi Cinta Tanah Air

Diterbitkan

||

Kasdim 0815 Mojokerto Jadi Nara Sumber Kegiatan Aktualisasi Cinta Tanah Air

“Kelahiran organisasi pergerakan Budi Oetomo sebagai embrio kebangkitan nasional, yang motornya adalah para pemuda yaitu Dr Soetomo yang ketika itu berusia 20 tahun. Kemudian lahir Sumpah Pemuda 1928 sebagai tonggak pendobrak semangat pemuda yang menyatukan pemuda untuk berjuang dengan semangat kebangsaan sampai Indonesia merdeka,” jelasnya.

Ketika Indonesia sudah merdeka, apa yang harus kita lakukan, kata Kasdim? “Kita harus bisa menjaga kedaulatan dan integritas bangsa dari berbagai ancaman, baik yang datang dari dalam maupun luar negeri. Ancaman disintegrasi bangsa, banyak faktor penyebabnya, diantaranya kondisi geografi seperti posisi silang Indonesia, terdiri dari tujuh belas ribu pulau lebih, terletak di Garis Khatulistiwa yang kaya akan sumber daya alam,” terang Kasdim.

Masih menurut Kasdim, selain faktor geografi tersebut, masih banyak faktor lainnya seperti aspek Demografi, seperti besarnya jumlah penduduk Indonesia dengan penyebaran yang tidak merata, tertinggalnya kemampuan SDM, adanya kecemburuan warga lokal dengan pendatang serta belum lagi dari aspek Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya dan Hankam.

“Semua Faktor ini, sangat memungkinkan digunakan oleh negara lain yang punya kepentingan untuk menguasai Indonesia sebagai alat proxy war,” ungkapnya.

“Peran pemuda khususnya mahasiswa sangat penting, karena mahasiswa adalah insan akademis yang akan menjadi penerus estafet kepemimpinan bangsa ini, sehingga harus mempunyai wawasan kebangsaan yang kuat agar Indonesia ke depan tidak dijadikan alat oleh kepentingan negara asing,” pungkasnya. (gan/ono)

Laman: 1 2

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Trending