Connect with us

Mojokerto

Urun Rembug Babinsa dalam Penanggulangan Hama Tanaman Padi

Diterbitkan

||

Urun Rembug Babinsa dalam Penanggulangan Hama Tanaman Padi

Memontum Mojokerto – Babinsa Brayublandong Koramil 0815/08 Kodim 0815 Mojokerto Serda Supri bersama Kades Supardi, S.Pd., dan Bhabinkamtibmas Aiptu Mulyono mengikuti pertemuan dalam rangka membahas penanggulangan hama penyakit tanaman padi di Balai Desa Brayublandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jum’at (12/01/2018) malam.

Hadir dalam pertemuan tersebut sekitar 90 orang, antara lain PPL Desa Brayublandong Ibu Murni, SP, Ketua dan anggota Poktan, warga masyarakat serta Petugas Pengawas Hama Penyakit (PHP) dari BPP Kecamatan Dawarblandong sebagai narasumber.

Kegiatan dibuka oleh Kades Brayublandong Supardi, S.Pd dilanjutkan penyampaian Petugas Pengawas Hama Penyakit (PHP) dari BPP Kecamatan Dawarblandong Sdr. Fatkur yang menjelaskan tentang hama dan penyakit pada tanaman padi termasuk perbedaannya.

Saat ini, lanjutnya, di beberapa tempat ada serangan penyakit mentek atau hawar daun. “Penyakit ini menyerang bagian daun pada tanaman padi yang berumur sekitar satu setengah bulan bahkan pada tanaman yang sudah mulai mengeluarkan malai padi,” ungkapnya.

Menurutnya, tanaman yang terserang mentek atau hawar daun, kondisi tanamannya tetap subur namun pada bagian daunnya banyak yang menguning dan kering.

“Untuk memastikan serangan penyakit ini, kita harus melakukan pengamatan dan pengecekan langsung ke sawah, bila ditemukan penyakit tersebut, segera lakukan penanggulangan. Kesalahan pupuk atau kesalahan dosis/takaran dalam obat tanaman bisa menjadi penyebab munculnya penyakit ini,” t√®rangnya.

Ditambahkannya, pemerintah melalui BNI telah mendistribusikan kartu tani untuk para Poktan serta pembagiannya sudah dan sedang berlangsung secara bergiliran di tiap-tiap desa.

“Kegunaan kartu tani ini, salah satunya untuk mendapatkan subsidi pupuk dari pemerintah melalui kios pupuk resmi yang ditunjuk untuk menyalurkannya,” tandasnya.

Di akhir acara, petugas PHP berpesan kepada para Poktan, apabila ada permasalahan atau kendala di lapangan, silahkan melapor kepada PPL dan Babinsa setempat, untuk dikoordinasikan dan ditindaklanjuti sehingga dapat dengan segera dicarikan solusinya. (gan/ono)

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Trending