Connect with us

Kabupaten Malang

Kunker Panglima TNI di Malang, Temui 70 Ulama se-Jatim di Ponpes An-Nur 1 Bululawang

Diterbitkan

||

Kunker Panglima TNI di Malang, Temui 70 Ulama se-Jatim di Ponpes An-Nur 1 Bululawang

Malang, Memontum.com — Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menemui 70 para ulama di se Jatim di Pondok Pesantren An-Nur 1 Bululawang, Selasa (30/1/18). Kegiatan itu bagian dari kunjungan kerja di wilayah Jawa Timur. Sebagaimana diketahui, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dikenal dekat dengan para ulama.

Pimpinan Ponpes An-Nur 1 Bululawang KH Ahmad Fahrur Rozi menyampaikan pertemuan ini di hadiri 70 alim ulama dari sejumlah daerah di Jawa Timur, dan pertemuan ini hanya bersifat silaturahim antara panglima dengan para alim ulama. “Kami mengundang beliau, kebetulan beliau ada kunker ke Malang.Beliau ini kan baru menjabat, apalagi dari Malang.Selain itu juga kami ingin kenal lebih dekat dengan beliau,” akunya KH Ahmad Fahrur Rozi.

HADIR:Dandim 0818 Kab Malang -Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad SIP saat menyalami para ulama yang hadir dalam kegiatan kunjungan Panglima TNI di Ponpes An -Nur 1 Bululawang. (fik)

HADIR: Dandim 0818 Kab Malang -Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad SIP saat menyalami para ulama yang hadir dalam kegiatan kunjungan Panglima TNI di Ponpes An -Nur 1 Bululawang. (fik)

Dari ke 70 ulama yang hadir di antaranya dari Ponpes Lirboyo Kediri, Ploso Kediri, Langitan Tuban, Sidogiri Pasuruan, Surabaya, Banyuwangi, dan lain-lain. Tampak juga hadir KH Anwar Mansyur (Kediri), KH Anwar Iskandar (Kediri), KH Miftahul Ahyar (Surabaya) dan lain-lain.

Sementara, pimpinan ponpes Kediri, yang juga sebagai Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur dalam kesempatan tersebut KH Anwar Mansyur menyampaikan bahwa dalam pertemuan ini Nahdlatul Ulama (NU), santri dan TNI adalah satu kesatuan. Tidak ada agenda Khusus dan penting untuk dibahas dalam kunjungan Panglima tersebut hanya semata-mata untuk memperat ikatan tali silaturahmi ulama dengan TNI,”ujarnya

“Jika NU, santri dan tentara ini satu barisan, tidak ada yang bisa mengganggu. Santri, NU dan TNI harus satu kesatuan menjaga NKRI(Negara Kesatuan Republik Indonesia). Panglima TNI memintah agar NKRI tetap terjaga.Karena peran ulama sangatlah besar dalam mengamankan dan menjaga keuntuhan NKRI.Dengan tetap berpedoman pada dasar negara yakni Pancasila,” tegasnya.

Sekadar diketahui, Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Teguh Nawoko Dandim 0818 Kab Malang-Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad SIP yang satu hari sebelum kedatangan Panglima TNI sudah melakukan pengecekan lokasi yang menjadi kunker Panglima TNI yakni Pendopo Kab Malang dan Ponpes.An-Nur 1 Bululawang. (fik/jun)

Advertisement

Trending