Connect with us

Sidoarjo

Tingkatkan Nilai Jual Produk, Puluhan UKM Sidoarjo Diajari Pengemasan dan Merek

Diterbitkan

||

Tingkatkan Nilai Jual Produk, Puluhan UKM Sidoarjo Diajari Pengemasan dan Merek
Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Memontum Sidoarjo – Sekitar 60 Usaha Kecil Menengah (UKM) asal Kabupaten Sidoarjo mengikuti workshop di Premier Place Hotel yang digelar selama 2 hari penuh yakni Jumat (03/11/2017) hingga Sabtu (04/11/2017). Pelatihan dan workshop itu sebagai upaya meningkatkan nilai tambah produk UKM. Acara itu hasil kerjasama Lembaga Litbang Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kementerian Ristek dan Dikti) bekerjasama dengan Inno Design Center dalam teknologi pengemasan dan merek produk.

Kasi Lembaga Litbang, Industri Manufaktur Agro Kesehatan dan Obat Kemenristek Dikti, Irmawati mengatakan kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan soal pengemasan dan produk untuk pemilik UKM yang berada di kabupaten Sidoarjo. Tujuannya agar para pemilik UKN mengetahui bagaimana cara menjual produknya dengan nilai tambah.

‘Paling tidak akan menambah pengetahuan mereka bagaimana menjual produk yang dihasilkan, memberikan nama produk yang dihasilkan dan mengemas produksinya agar terlihat menarik,’ terang Irmawati kepada Memo X, di Premier Place Hotel Juanda, Sidoarjo, Jumat (03/11/2017).

Lebih jauh, perempuan yang akrab dipanggil Irma ini mengungkapkan jika kegiatan ini tematik yang disesuaikan dengan permasalahan yang ada di masing-masing daerah. Alasannya di setiap daerah, kebutuhan dan teknologi yang digunakan UKM berbeda-beda. Dia mencontohkan di daerah pesisir, mereka mencari bagaimana paska panen perikanan dan lain-lain. Sementara di Sidoarjo lebih kepada kemasan produk, merek produk dan meningkatkan nilai penjualannya.

‘Pengembangan pusat unggulan inovasi daerah melalui workshop teknologi pengemasan dan merek ini diharapkan dapat meningkatan nilai tambah produk UKM . Tak hanya itu, pemilik UKM pun juga mengerti tentang persyaratan merek dagang (branded). Diantaranya nama produk yang mengandung keaslian, mudah dibaca, diucapkan, diingat, menggugah selera (makanan dan minuman), cocok dengan sifat produknya, sederhana dan singkat, tidak mengandung konotasi buruk, bersifat universal, tidak sulit digambarkan serta memiliki ciri unik,’ imbuhnya.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Advertisement

Trending