Menu

HKTI Ajak Anak Muda Menyukai Sektor Pertanian

  Dibaca : 169 kali
HKTI Ajak Anak Muda Menyukai Sektor Pertanian
Peni Suparto, Penasehat Himpunan Kerukunan Tani Indonesia saat meninjau lokasi hasil panen padi M400 dan M70D di areal sawah Kepanjen kabupaten Malang ,Minggu (5/11/2017)

Memontum Malang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) vmengajak generasi muda menyukai sektor pertanian demi ketahanan pangan bangsa. Hal itu terungkap dalam aksi kepedulian kelompok tani Sumber Rejeki Kepanjen upaya agar ketahanan pangan bisa terwujud.

Peni Suparto, Penasehat HKTI mengatakan , berkurangnya karena semangat atau gairah menurun karena petani mulai sebelum dijajah, dijajah sampai merdeka kelompok yang tersisihkan. Agar generasi muda menyukai pertanian dengan meningkatkan produktivitas pertanian, menurut Ketua HKTI Moeldoko Tani yang bertujuan anak anak muda menyukai pertanian karena Kedepan berdasarkan survey 2025- 2035 akan terjadi krisis pangan kalau pertanian tidak melakukan inovasi maka betul betul kondisi akan terjadi. “Apabila anak muda tidak menyukai pertanian krisis pangan pasti terjadi,” ungkapnya.

Beberapa persoalan yang melanda pertanian seperti kelangkaan pupuk, swastanisasi pupuk,mindset anak.muda juga berpengaruh terhadap ketahanan pangan kedepan.

Ir Nasri, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distabun) Kabupaten Malang mengatakan , pihaknya berupaya meningkatkan hasil panen dengan hasil besar. “Dalam hal ini teman teman Himpunan Kerukunan Tani Indonesia mengembangkan varietas baru M400 dan M70D artinya M400 satu malaikat 400 butir sedangkan produk sekarang masih satu malai 200 butir diuji coba kelompok tani di Tulungagung,” jelasnya.

Sedangkan varietas M70D berarti bisa panen 70 hari sehingga bisa panen setahun empat kali. Dengan usia normal 110 hari ada penghematan sebulan dengan harapan Kabupaten Malang bisa melakukan replikasi dalam meningkatkan hasil panen setahun empat kali.

Menurutnya, dalam persoalan panen bisa lebih cepat dalam luasan areal sawah 7 ton per hektar dengan gabah kering selama 70D hari sehingga sangat bagus dalam volume panen padi bisa lebih baik.

Pemerintah kabupaten Malang berharap terhadap anak anak muda tertarik dengan dunia pertanian demi ketahanan pangan. Salah satu program Dinas Pertanian adalah dengan menggelar outbond ke lapangan melalui beberapa bantuan dalam meningkatkan hasil pertanian.

Kabupaten Malang tahun ini surplus padi 18.000 ton pertahun sedangkan kebutuhan makan orang kabupaten masih sekitar 86 kilogram pertahun /orang. Artinya apabila dikalikan 2 juta penduduk masih sangat layak. (met/ono)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
iklan KPU Kabupaten Jombang

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional