Connect with us

Kota Malang

Pertama Kalinya, Lazada Sapa Pebisnis UMKM di Malang

Diterbitkan

||

Pertama Kalinya, Lazada Sapa Pebisnis UMKM di Malang

Memontum Malang – Lazada, destinasi belanja online nomor satu di Indonesia dan Asia Tenggara, mengunjungi para seller-nya di Sidoarjo (8/3/2018), Malang (11/3/2018), serta Klaten (24/2/2018 dan 14/3/2018), untuk pertama kalinya. Kunjungan ini merupakan bagian dari program roadshow #UpgradeUKM 2018 ke 29 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia, sebagai salah satu bentuk dukungan Lazada atas program pemerintah delapan juta UMKM Go Digital.

Tahun lalu, dalam program serupa, Lazada telah mengunjungi 11 kota besar di Indonesia dan memberikan pelatihan mengenai pengelolaan toko virtual kepada 2.500 pelaku UMKM. Berbeda dengan sebelumnya, tahun ini Lazada memperkenalkan program Lazada University, yaitu fasilitas edukasi interaktif yang dihadirkan Lazada bagi para pengusaha UMKM yang telah menjadi seller dan membuka toko virtual di Lazada. Seminar interaktif yang diadakan oleh Lazada berhasil menghadirkan lebih dari 500 pedagang, pelaku bisnis, dan pengusaha UMKM kreatif di tiga kota tersebut.

Lazada University memperkenalkan empat kurikulum, yaitu kelas Diploma, Sarjana, Master dan Doktoral. Kurikulum ini diharapkan dapat membantu seller memahami cara memaksimalkan semua fasilitas yang disediakan Lazada untuk meningkatkan jumlah transaksi mereka dan mengembangkan usahanya.

Achmad Alkatiri, Chief Marketing Officer, Lazada Indonesia menyampaikan, “Bagi Lazada, peningkatan keterampilan dan wawasan seller mengenai marketplace merupakan hal yang penting untuk mendukung angka penjualan mereka. Kami juga berharap pada pelaku UKM dapat terus meningkatkan mutu produksi dan kualitas pelayanan konsumen. Karena kepuasan pelanggan merupakan salah satu alat promosi paling efektif”.

“Selain berbagai pelatihan Lazada juga akan meluncurkan Seller Centre App – sebuah aplikasi berbasis iOS dan Android untuk mendukung operasional seller kami. Mereka akan dapat memonitor dan mengelola toko virtual dengan lebih mudah dari manapun mereka berada,” tambah Achmad.

Hadir menjadi salah satu narasumber pada acara #UpgradeUKM adalah Dedi Indrawan, salah satu seller teladan dari kota Jogjakarta. Pemilik toko online bernama Jaxine Store telah bergabung di Lazada sejak 2014.

“Ketika mulai berjualan di Lazada, pesanan rata-rata perbulan masih di bawah 100 order. Namun semakin lama semakin naik, apalagi saat Lazada mengadakan program promo. Khusus saat bulan Online Revolution Desember 2017 lalu saya mendapatkan kenaikan order hingga 7X lipat order dalam satu bulan. Saya juga terus mengikuti trend dan hadirkan produk unik sesuai keinginan pasar. Saya senang dengan komitmen Lazada untuk senantiasa mendukung para seller seperti saya.”

“Sekarang, jualan online menjadi cara praktis menjangkau pasar dari pulau atau kota lain secara ekonomis. Fasilitas pendampingan seller juga akses bantuan keuangan banyak membantu saya mengembangkan usaha,” tambah Dedi yang memiliki toko online (https://www.lazada.co.id/shop/jaxine-sprei-bedcover/)

Bersama sejumlah mitra Bank, antara lain BRI, Lazada juga memfasilitasi seller untuk mendapatkan akses permodalan seperti KUR (Kredit Usaha Rakyat). Setelah hadir di Sidoarjo, Malang dan Klaten, program #UpgradeUKM masih terus berlanjut dan akan hadir menyapa para seller di Kuta, Bali dengan mitra lainnya. (*nay)

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Trending