Connect with us

Mojokerto

Kasdim 0815 Mojokerto Jadi Pemateri Seminar Forum Pembauran Kebangsaan

Diterbitkan

||

Kasdim 0815 Mojokerto Jadi Pemateri Seminar Forum Pembauran Kebangsaan

Memontum Mojokerto – Kasdim 0815 Mojokerto Mayor Inf Nuryakin, S.Sos hadir dan menjadi salah satu pemateri Seminar dan Pembinaan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Mojokerto yang berlangsung di di Aula Stikes – Poltekkes Majapahit Jalan Raya Jabon Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bakesbangpol Kabupaten Mojokerto mengusung tema “Kepahlawanan Pemuda Di Era Digital” dibuka Wakil Bupati Mojokerto H. Pungkasiadi, SH. Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan, momentum Hari Pahlawan sangat tepat untuk menggelorakan semangat para generasi muda di Indonesia umumnya dan Mojokerto khususnya untuk menghargai setiap jasa-jasa para pendahulu bangsa dan para pahlawan.

“Diharapkan para generasi muda bangsa jangan melupakan sejarah bangsa, para pahlawan yang bersatu padu berjuang untuk memerdekaan bangsa tanpa mengenal perbedaan dari daerah, agama, suku dan ras,” tegas Wakil Bupati.

Seminar dan Pembinaan FPK tersebut, diikuti sekitar 160 orang, antara lain kelompok mahasiswa, Ormas kepemudaan, perwakilan siswa.

Kasdim 0815 Mojokerto Mayor Inf Nuryakin, S. Sos dalam materi bertajuk “Peran Pemuda Dalam Menegakkan Keutuhan NKRI”, memaparkan tentang sejarah bangsa dari era nusantara, era perjuangan merebut kemerdekaan, lahirnya embrio persatuan nasional di masa Budi Utomo 1908 yang dikenal dengan kebangkitan bangsa, kristalisasi persatuan bangsa dengan lahirnya Sumpah Pemuda 1928, Lahirnya NKRI melalui Proklamasi 17 Agustus 1945, perang menjaga Kedaulatan NKRI 1945-1949 dan era setelah kemerdekaan yang sempat terjadi pergolakan dalam negeri berupa pemberontakan yang terjadi beberapa kali mulai 1948, 1950 – 1959 dan 1965.

Dijelaskannya lagi, tentang posisi geografis Indonesia dengan kekayaan alam yang melimpah selain sebagai keuntungan juga merupakan potensi ancaman dan banyak pihak (asing) ingin menguasai kekayaan alam Indonesia terlebih dengan adanya krisis pangan dan energy.

Laman: 1 2

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Trending