Connect with us

Sidoarjo

HM Yusuf PKL Buah Taman Pinang, Pedagang Asongan Jual Grosiran

Diterbitkan

||

HM Yusuf PKL Buah Taman Pinang, Pedagang Asongan Jual Grosiran

Memontum Sidoarjo – Siapa sangka salah satu PKL (Pedagang Kaki Lima) buah Jalan Taman Pinang Kota Sidoarjo menjual secara grosir aneka buah yang dibeber di depan Karaoke X Two. Padahal sepintas yang dipajang hanya diatas mobil pikup.

Pedagang buah itu adalah H Muhamad Yusuf, pria asal Madura ini memang sengaja memajang buah diatas mobil pikup, tetapi sejatinya yang dijual tidak hanya itu. “ Kami memang berjualan secara grosir dan eceran,” terang suami Dian Yulati ini.

Menurutnya, pola berjualan seperti ini sudah dilakukan bertahun-tahun . Berjualan di TamanPinang ini dilakukan masih dalam hitunga jari. “ Di Taman Piang, kami tidak berani membawa dagangan terlalu banyak, takut sewaktu-waktu diobrak Pol PP, “ akunya.

Untuk itu, lanjut ayah putri semata wayangnya yang bernama Aisiyah ini, dirinya hanya membawa beberapa dus buah yang sedang musim. Misalnya, duku, durian atau rambutan. Sedangkan untuk yang tidak mengenal musim seperti apel, jeruk atau pisang bisa menjual lebih dari itu.

“ Kami tetap menjaga kualitas walau menjual dengan harga yang murah. Kalau tidak percaya silahkan membandingkan dengan kios buah yang lain. Bisa sesama PKL Taman Pinang atau pedagang buah Pasar Larangan,” katanya.

Harga yang dipatok lebih murah dengan yang lain itu, lanjut H Yusuf karena dirinya mengejar penjualan dalam jumlah yang banyak.” Kami memang mengejar untung sedikit tetapi dalam jumlah yang banyak,” katanya.

Untuk itu, selain melayani eceran seperti yang dilakukan di Taman Pinang, dirinya juga melayani penjualan secara grosir. “ Kami memang mempunyai kios dan mempunyai kiriama langganan di lapak yang lain,” terangnya tanpa mau menyebut dimana langganan yang dikirim secara grosir itu.

Selain berjualan secara grosir dan eceran, lanjut H Yusuf, kini dirinya sedang mengembangkan berjualan layanan antar. “ Sekarang ini kami sedang menyiapkan armada untuk layanan antar. Tahap awal dengan sepeda motor,” tuturnya. (sul/yan)

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Advertisement

Trending