Menu

PLN Jatim Ajak Yatim, Guru Ngaji dan Ustadz Berbuka Puasa Bersama

  Dibaca : 106 kali
PLN Jatim Ajak Yatim, Guru Ngaji dan Ustadz Berbuka Puasa Bersama
Dwi Suryo Abdullah (kiri) selaku General Manager Komunikasi, Hukum dan Administrasi PT PLN Distribusi Jatim bersama Pinto Raharjo saat menyerahkan bingkisan

Memontum Surabaya – PLN Distribusi Jawa Timur dengan kemasan “Berbagi Kebahagiaan Ramadhan 1439 H” menggelar buka puasa bersama anak yatim, dhuafa, guru ngaji, ustadz dan takmir masjid.Tahun ini, berbagi kebahagiaan dan pemberian paket lebaran itu dengan mengajak 1581 anak yatim, 372 orang guru ngaji, serta 166 orang janda Muslimat duafa. Rabu (6/6/2018).

Acara digelar di GOR Tennis PT PLN Pusharlis Unit Work Shop dan Pemeliharaan VI di Jalan Ngagel Timur Surabaya. Keceriahan mewarnai sederet acara, dan diawali dengan sajian alunan lagu-lagu religi yang menyejukkan hati para undangan yang hadir dalam acara.

Dwi Suryo Abdullah, selaku General Manager Komunikasi, Hukum dan Administrasi PT PLN Distribusi Jatim menerangkan, santunan yang dibagikan adalah hasil zakat dari pegawai PLN, yang dikumpulkan selama setahun sebesar 2,5 persen. “Total ada sebanyak 1,3 miliar itu dari zakat para karyawan PLN seluruh Jatim, sejumlah sekitar 2.700 orang pegawai,” terang Dwi Suryo kepada wartawan usai buka puasa bersama.

Paket bingkisan yang diberikan berupa bahan pokok termasuk sembako. Dan, sebagian dana yang ada juga disalurkan untuk perbaikan sarana umum dan tempat ibadah di berbagai wilayah di Jatim. “Kita juga distribusikan sebagian dana yang ada untuk perbaikan tempat-tempat ibadah dan sarana umum,” imbuh Dwi Suryo.

Ditambahkannya, divisi yang ada di jaringan perusahaan yang dipimpinnya tersebar di 166 area, di seluruh wilayah di Jatim. Ada pesan menarik juga disampaikan, bahwa masyarakat yang akan mudik lebaran untuk berhati-hati dan mewaspadai penggunaan listrik di rumah masing-masing. Tujuannya, warga yang akan mudik tetap asik, aman, sampai di tempat tujuan.

“Jangan lupa, agar tetap tenang selama mudik, bayarlah listrik lebih dulu. Termasuk jangan lupa mematikan peralatan listrik yang tidak dipakai agar tidak menimbulkan bahaya. Untuk lampu halaman, bisa juga memakai sensor cahaya, agar bisa padam saat siang hari,” pungkasnya.(rhm/ono)

Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional