iklan Penerimaan Mahasiswa baru universitas wisnuwardhana

Harga Sapi di Pasar Hewan Situbondo Meroket Jelang Lebaran

  Dibaca : 87 kali
Harga Sapi di Pasar Hewan Situbondo Meroket Jelang Lebaran
Ratusan Sapi di Pasar Hewan Sumberkolak Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo. (im)

Memontum Situbondo – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2018, harga sapi di pasar hewan Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mulai merangkak naik. Diperkirakan harga sapi akan terus mengalami kenaikan hingga lebaran tiba nanti.

Pantauan Wartawan Memontum.com, untuk harga sapi yang berukuran besar, sebelumnya dipatok Rp19 juta per ekor. Kini, naik menjadi Rp19,5 juta per ekor. Sedangkan untuk ukuran sedang saat ini harganya Rp15 juta. Padahal, sebelumnya harga sapi yang berukuran sedang hanya dipatok Rp14 juta per ekor.

Harga sapi yang berukuran kecil ditetapkan Rp 9 juta. Sebelumnya harga sapi yang kecil dipatok Rp 8,5 juta. Kenaikan harga sapi tersebut diduga kuat karena menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Salah seorang pembeli sapi asal Dusun Bukkolan, Desa Paowan, Totok Prayitno (41), menyatakan, dirinya tetap membeli sapi meskipun mengalami kenaikan pada harga. Sebab, ia sangat membutuhkan sapi buat disembelih lebaran nanti. Jika membeli mendekati lebaran, dikhawatirkan harga sapi bakal tinggi sekali.

“Kalau lebaran keluarga yang merantau ke luar daerah datang semua, jadi di rumah banyak saudara. Nah itu lebih baik saya membeli sapi untuk disembelih. Dibandingkan membeli dagingnya di pasar untuk dimasak,” terang Totok, Sabtu (9/6/2018) sore.

Disamping itu, sambung Totok, juga akan dianterkan pada para tetangga dan kerabat. Ia membeli sapi yang berukuran sedang. Pasalnya, untuk membeli sapi yang besar uangnya tidak cukup karena harga sangat tinggi.

Hal tersebut dibenarkan oleh pegawai pasar hewan Sumberkolak Panarukan, yang tidak mau namanya dikorankan. Ia menyatakan, harga sapi mengalami kenaikan memasuki H-7 lebaran. Berdasarkan pengalaman harga sapi akan naik sampai H-2 lebaran.

“Jika sudah memasuki H-7 sampai H-2 lebaran harga sapi naiknya mencapai 20 sampai 30 persen itu sudah biasa. Karena orang perantauan datang semua dan banyak yang membeli sapi untuk dipotong juga banyak untuk kelompok arisan daging di masing-masing RT,” ucapnya. (im/yan)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional